Senin, 20 April 2009

skizofrenia

SKIZOFRENIA

Skizofrenia merupakan suatu bentuk psikosa yang sering dijumpai. Menurut Kreaepelin gangguan ini disebut demansia prekox, yang dalam perjalanannya memperlihatkan adanya deteriosasi atau merupakan penyakit terjadinya kemunduran inteligasi sebelum waktunya.

Epidemiologi

Prevalensi skizofrenia sama antara laki-laki dan perempuan. Namun, dalam onset kedua jenis kelamin ini berbeda, laki-laki memiliki onset yang lebih awal daripada wanita. Usia puncak untuk laki-laki adalah 15-25 tahun, sedangkan untuk wanita usia puncaknya adalah 25-35 tahun. Kira-kira 90 % pasien skizofrenia adalah antara usia 15 dan 55 tahun. Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa laki-laki lebih mungkin daripada wanita untuk terganggu oleh gejala negative dan bahwa wanita lebih mungkin memiliki fungsi sosial yang lebih baik daripada laki-laki. Pada umumnya, hasil akhir untuk pasien skizofrenia wanita adalah lebih baik daripada hasil akhir untuk pasien skizofrenia laki-laki.

Etiologi

  • Faktor biologis

Penyebab skizofrenia tidak diketahui. Tetapi banyak penelitian yang telah melibatkan peran patofisiologi untuk untuk daerah tertentu di otak, termasuk system limbic, korteks frontalis, dan ganglia basalis. Ketiga daerah itu berhubungan, sehingga bila salah satu saja mengalami disfungsi, mungkin melibatkan patologi primer didaerah lainnya. Thalamus dan batang otak juga terlibat karena peranan thalamus sebagai pengintegrasi dan kenyataan bahwa batang otak dan otak tengah adalah lokasi utama bagi neuron aminergik asenden.

- Hipotesis dopamine

Rumusan paling sederhana adalah peningkatan aktivitas dopaminergik yang terlalu banyak dapat menyebabkan skizofrenia. Teori tersebut timbul dari dua pengamatan, yang pertama adalah kecuali clozapine, khasiat dan potensi antipsikotik adalah berhubungan dengan kemampuannya bertindak sebagai antagonis reseptor dopaminergik tipe 2 (D2). Kedua, obat-obatan yang meningkatkan aktifitas dopaminergik, sebagi contohnya adalah amfetamin, merupakan salah satu psikotomimetik.

- Neurotransmitter lainnya

Walaupun dopamine merupakan neurotransmitter yang mendapat perhatian yang besar dalam penelitian skizofrenia, menigkatnya perhatian juga ditujukan pada neurotransmitter lainnya, contohnya serotonin, norepinefrin, dan GABA.

- Psikoneuroimunologi

Sejumlah kelainan imunologi pada pasien skizofrenia telah dihubungkan dengan pasien skizofrenik. Kelainan tersebut adalah penurunan produksi IL-2 sel T, penurunan jumlah dan responsifitas limfosit perifer, kelainan pada reaktivitas selular dan humoral terhadap neuron, dan adanya autoantibody terhadap otak. Kemungkinan adanya autoantibody itu disebabkan oleh infeksi virus neurotoksik.

- Psikoneuroendokrinologi

Banyak laporan yang menggambarkan perbedaan neuroendokrin antara kelompok pasien skizofrenia dengan control normal. Beberapa data menunjukkan penurunan konsentrasi LH/FSH, kemungkinan dihubugkan dengan onsetusia dan lamanya penyakit. Dua kelainan tambahan adalah pengumpulan pelepasan prolaktin dan hormone pertumbuhan terhadap stimulasi GnRH atau TRH.

  • Genetika

Penelitian klasik awal skizofrenia tentang keterkaitan genetika dilakukan di tahun 1930-an, menemukan bahwa seseorang kemungkinan menderita skizofrenia bila ada anggota keluarganya yang juga menderita skizofrenia. Kembar monozigot memiliki angka kesesuaian yang tinggi.

  • Faktor psikososial

Skizofrenia dianggap sebagai suatu gangguan fungsional dan penyebab utama adalah konflik, stress psikologik dan hubungan antar manusia yang mengecewakan.

A. Gejala- gejala

Gejala primer

v Ganguan proses fikir

Pada skizofrenia inti gangguan memang terdapat pada proses pikiran. Yang terutama ialah asosiasi. Kadang –kadang satu idea belum selesai diutarakan, sudah timbul idea lain.atau pemindahan maksud, umpanya maksudnya tani tetapi dikatakan sawah. Tidak jarang juga menggunakan simbolik, seperti merah bila dimaksud berani.atau pikiran yang tidak mempunyai tujuan yang tertentu atau sukar dan tidak dapat diikuti dan dimenggerti. Dan seorang yang menderita skizofrenia mempunyai kecenderungan untuk menyamakan hal-hal yang ada disekitarnya, kadang- kadang pemikirannya seakan-akan berhenti,tidak timbul lagi idea(bloking) biasanya berlangsung beberapa detik saja kadang-kadang ampai beberapa hari.

v Gangguan efek dan emosi

· Kedangkalan afek dan emosi() menjadi acuh tak acuh terhadap hal-hal yang penting untuk dirinya seperti keadaan keluarga masa depannya.

· Parathimi: apa yang seharusnya menimbulkan rasa senang dan gembira pada penderita timbul rasa sedih dan marah

· Paramimi: penderita merasa senang dan gembira , tetapi menanggis

· Kadang- kadang emosi dan afeknya serta expresinya tidak mempunyai kesatuan

· Emosi yang berlebihan, sehingga kelihatan dibuat- buat

· Hilangnya kemampuan untuk mengadakan hubungan emosi dengan baik

· Karena terpecah-belahnya kepribadian, maka ada dua hal yang berlawnan mungkin terdapat bersama, sama umpamanya mencintai dan membenci satu orang yang sama: atau menangis dan tertawa tentang sustu hal yang sama, atau disebut ambivalensi pada afek

v Gangguan kemauan

· Tidak dapt mengambil keputusan dan bertindak dalam suatu keadaan

§ kadang- kadang penderita melamun berhari-hari atau berbulan-bulan

§ Negative: sikap atau perbuatan yang negatif atau berlawanan terhadap suatu permintaan

§ Ambivalensi kemauan : menghendaki dua hal yang berlawanan pada waktu yag sama umpamanya tanggan diulurkan untuk berjabat jangan tapi belum sampai tangannya udah diterik kembali

§ Otomatisme: penderita merasa kemauannya dipengaruhi oleh orang lain atau oleh tenaga dari luar, sehingga melakukan sesuatu secara otomatis.

v Gangguan psikomotor

Juga dinamakan gejala katatonik atau gangguan perbuatan. Sebetulnya gejala katatonik sering mencerminkan gangguan kemauan.bila gangguan ringan maka terdapat adanya gerakan-gerakan yang kurang luwes atau agak kaku. Sedangkan keadaan stupor tidak menunjukan adanya gerakan.

· mutisme dapat disebabkan oleh waham , ada yang melarang penderita untuk berbicara

· hiperkinesa : terus bergerak dengan gelisah

· Logorea : terus menerus berbicara tanpa henti

· Stereotipi : berulang- ulang melakukan tindakan dan sikap misalmya menaik –narik rambutnya stereotipi pembicaraan ( kata atau kalimat yang diulang-ulangi) disebut verbigerasi

· Katalepsi : suatu posisi badan yang dipertahankan untuk yang lama

· Flexsibilitas cerea : bila anggota badan dibeangkokan terasa ada suatu tahanan seperti lilin

· Negative : menentang atau melakukan perlawanan dengan apa yang disuruh

Gejala sekunder

v Waham

Waham pada penderita skizofrenia sering kali tidak logis dan bizar. Tetapi penderiaa tidak menginsafi hal ini dan untuk dia wahamnya merupakan fakta dan tidak dapat diubah oleh siapapun misalanya penderita berwaham sebagai sseorang raja. Menurut Mayer Gross, waham ada 2 yaitu:

· Waham primer: Timbul secara secara tidak logis tanpa penyebab apa-apa

· Waham sekunder : secara logis

v Halusinasi

Halusinasi timbul tanpa adanya penurunan kesadaran , biasanya halusinasi pendengaran ( oditif atau akistik ) dalam bentuk suara manusia, bunyi barang-barang ataupun siulan halusinasi dan terdapat juga halisinasi penciuman, halisinasi citrarasa dan halusinasi taktil.

B. Pembagian skizofrenia

§ Skizofrenia komplex

Timbul pada masa puber, gejala berupa kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan, gejala timbul perlahan-lahan, awalnya berupa kurang perhatian terhadap keluarga, menarik diri dari pergaulan, dan lama kelamaan semakin mundur

§ Jenis heberenik/hebefrenia/bebefrenik

Merupakan skizifrenia sub akut yang timbul pada masa remaja yaitu antara umur 15-25 tahun. Gejala nya berupa ganguan proses berpikir, ganguan kemauan dan adanya depersonalisasi, ganguan psikomotor berupa mannerism, neologisme/kekanak kanakan, waham dan halusinasi

§ Jenis katatonik

Biasa terjadi pada usia 15-30 tahun, merupakan skizofrenia akut yang didahului oleh stres emosional. Skizofrenia katatonik ini terdiri dari 2 jenis yaitu

1. Stupor katatonik

Gejalanya berupa tidak adanya perhatian terhadap lingkungan, emosi dangkal, mutisme, tanpa mimik atau seperti topeng, stupor (tidak bergerak dalam waktu lama), negativisme, makanan ditolak, air ludah meleleh, urin dan feses ditahan, terdapat grimas dan katalepsi.

2. Gaduh gelisah katatonik

Terdapat hiperreaktivitas motorik tanpa emosi yang semestinya. Menunjukkan adanya stereotipi, manerisme, grimas dan neologisme.

§ Jenis paranoid

Pada skizofrenia jenis paranoid gejala yang mencolok adalah adanya waham primer dan disertai dengan waham sekunder dan halusinasi. Gejala lainnya berupa ganguan proses berpikir, ganguan afek, emosi, dan kemauan. Skizifrenia ini sering muncul setelah usia 30 tahun.

§ Episode skizofrenia akut

Gejala timbul mendadak dan pasien seperti dalam keadaan mimpi, kesadarannya mungkin berkabut, timbul perasaan seakan-akan dunia luar dan dirinya berubah, prognosanya cenderung baik.

§ Skizofrenia residual

Merupakan keadaan skizifrenia dengan gejala-gejala primer tetapi gejala sekundernya tidak jelas. Timbul setelah beberapa kali serangan skizifrenia

§ Jenis skizo-afektif

Selain adanya gejala skizofrenia terdapat pula gejala-gejala depresi atau gejala-gejala mania. Jenis ini cenderung sembuh tanpa defek tetapi mungkin juga timbul lagi serangan. Gejala mania nya berupa : gangguan emosi yaitu penderita merasa senang dan optimistik, aktivitas yang berlebihan yaitu penderita menjadi sangat gelisah, menghamburkan uang, terus-terusan bernyanyi atau berbicara, merobek pakaiannya, dan gangguan proses berpikir yaitu arus pikir penderita menjadi cepat, pikiran melayang, asosiasi bunyi, halusinasi jarang, lebih sering ilusi, sering terdapat waham kebesaran. Gejala depresinya berupa gangguan emosi yaitu penderita tampak lelah dan khawatir, penghambatan aktivita, ganguan proses berpikir dan keluhan badaniah yaitu berupa rasa lelah, persaan tertekan pada kepala dan dada, sulit tidur, nafsu makan berkurang dan obstipasi, pada wanita haidnya terganggu dan pada pria terjadi impotensi.

C. Diagnosis dan diagnosis banding

§ Menurut Bleuler : Didiagnosa skizofrenia apabila terdapat gangguan primer dan disharmoni( keretakkan, ketidakseimbangan atau perpecahan) pada unsur-unsur kepribadian serta adanya gejala sekunder.

§ Menurut Schneider : Didiagnosa skizofrenia bila terdapat satu gejala dari kelompok A dan kelompok B

* A Halusinai pendengaran

* B Gangguan batas ego

§ Menurut Kusumanto Setyonego : diagnosis skizofrenia dengan 3 buah gejala-gejala koordinat

* Kordinat pertama( intinya organobiologik)

· Otisme

· Gangguan afek dan emosi

· Gangguan asosiasi( proses berpikir)

· Gangguan aktivitas dan ganggua kosentrasi

* Koorditat kedua ( intinya psikologik):

· Gangguan pada cara berpikir yang tidak sesuai dengan kepribadian

· Memperhatikan ego

· Sistemik motivasi dan psikodinamika dalam interksi dengan lingkungan

* Koordinat ketiga( intinya sosial):

· Gangguan pada kehidupan sosial

D. Prognosa

Tergantung pengobatan yang dilakukan, apabila panderita sskizofrenia datang pada berobat dalam tahun pertam setelah kira-kira sepertiga darinya akan sembuh sama sekali.sepertiga lagi dapat dikembalikan ke lingkungkuan masyarakat walaupun masih terdapat cacat sedikit namun harus sering diperiksa dan diobati selanjutnya, dan yang lainnya prognosisnya jelek( tidak dapat bersosialisasi pada lingkungan masyarakat menuju kemunduran mental )

E. Pengobatan

* Farmakologi

· Neoroleptika :bermanfaat bagi penderita skizofrenia menahun dengan dosis tinggi, diberikan dalam waktu tidak ditentukan lamanya dengan dosis yang naik-turun tergantung keadaan pasien

· Trifluoperasin : bermanfaat jika diberikan pada penderita paranoid

· Fenotonon : bermanfaat jika terdapat waham dan halusinasi biasanya hilang dalam waktu 2-3 minggu

* Terapi elektro-konvusi(TEK)

Terapi ini, cara kerjanya elektrokonvulsi belum diketahui secara jalas, dapat dikatakan memperpendek serangan skizofernia dan mempermudah kontak dengan pasien, biayanya

lebih murah dan tidak memerlukan tenaga khusus teapi terapi ini tidak dapat mencegah terjadinya seranggan

* Terapi koma insulin

Hasilnya memuaskan pada pada permulaan penyakit. Presentasi kesembuhan lebih besar bila dimulai dalam waktu 6 bulan sesudah penderita jatuh sakit

* Psikoterapi dan rehabilitasi

Dengan terapi psikoterapi suportif ataupun denagn kelompok, serta dengan bimbingan yang peraktis dengan maksud mengembalikan penderita ke masyarakat, yaitu:

· Mendorong penderita bergaul dengan orang lain, penderita lain, perawat ataupun docter

· Mengadakan permaianan atau latiahan bersama

· Melakukan aktifitas yang disukai

ektima

EKTIMA

A. Definisi

Ektima adalah ulkus superficial atau ulkus dangkal dengan krusta di atasnya, disebabkan oleh Streptococcus B hemolyticus. Ektima sering terjadi pada anak-anak tetapi pada dewasa juga dapat terjadi. Ektima sering timbul akibat komplikasi dari penyakit kulit lain seperti scabies dan eksema. Ektima hamper selalu terjadi di tungkai bawah bagian anterior atau kaki bagian dorsal.

B. Etiologi

Penyebab ektima adalah streptococcus B hemolyticus, terkadang juga terdapat stafilokok koagulase positip yang merupakan bakteri sekunder

C. Faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit

Ektima biasa timbul pada daerah tropis, dan pada musim panas dan lembab, ektima juga diduga berhubungan dengan kebersihan yang kurang dan malnutrisi.

D. Gejala klinis

Ektima mulai sebagai pustule atau bula yang cepat membesar dan menjadi ulkus, lesi berbentuk bulat atau oval dengan diameter 1-3 cm, ektima ditutupi krusta tebal berwarna kuning kecoklatan. Jika krusta diangkat akan terlihat ulkus dangkal dengan dasar kasar dan tepi meninggi. Jika keadaan umum baik lesi akan sembuh sendiri dalam waktu sekitar 3 minggu dan meninggalkan jaringan parut.

E. Histopatologi

Peradangan dalam yang diinfeksi kokus, dengan infiltrasi PMN dan pembentukan abses mulai dari folikel pilosebasea. Pada dermis, ujung pembuluh darah melebar dan terdapat sebukan sel PMN.

F. Pengobatan

Umum : memperbaiki hygiene dan kebersihan

Khusus : krusta dibersihkan dan diangkat serta dioleskan salep antibiotic jika jumlahnya sedikit, jika jumlahnya banyak juga diberikan antibiotic sistemik.

gonorrhea

Gonorre disebabkan oleh invasi bakteri diplokokus gram negative, Neisseria gonorrhoeae. Berbentuk seperti biji kopi labar 0,8 U dan panjang 1,6 U yang bersifat asam , tidak tahan lama diudara bebas, cepat mati dalam keadaan kering , tidak tahan pada suhu 39 c dan tidak tahan pada zat desinfectan. Bakteri melekat dan menghancurkan membrane epithel ynag melapisi selaput lender, terutama epitel yang melapisi kanalis endoservik dan uretra.infeksi ekstragenital difaring, anus, dan rectum dapat dijumpai pada kedua jenis kelamin. Untuk dapat menular, harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. resiko Penularan dari laki-laki kepada perempuan lebih tinggi daripada penularan perempuan kepada laki-laki terutama karena lebih luasanya selaput lender yang yang terpajan dan eksudat yang baerdiam lama divagiana.setelah terinokulasi, infeksi dapat menyebar ke prostat, vas deferent, vesikula seminalis , epididimis, dan testis pada laki- laki dan utetra,kelenjer skene,kelenjer bertholin, endometrium, tuba fallopi, dan rongga peritoneum yang menyebabkan PID pada perempuan.PID adalah penyebab infertile pada perempaun. Infeksi gonokokus dapat menyebar melelui darah dan dapat menimbulkan bakteremia gonokokus.

Secara marfologik gonokokus terdiri dari 4 tipe:

· Tipe 1 dan 2 ----à memiliki pili dan bersifat virulen.

Pili yang akan melekat pada mukosa epitel akan menimbulkan reaksi radang

· Tipe 2 dan 3 ---à tidak memilii pili dan non virulen

Gejala klinis;

Masa tunas gonore pada laki-laki 2-5 hari setelah terpajan sedangkan apada wanita sulit ditentukan karena disebabkan adanya perbedaan anastomi dsn fisiologi alat kelamin pria dan wannita.biasanya pada wanita gejalanya tidak kelihatan dan asimmtomatik.

Pada laki- laki:

· Rasa gatal , rasa panas dibagian distal uretra disekitar orifisium uretra externum

· Uretritis dikuti secret yang purulen dan darah

· Disurria

· Dan sering berkemih dan malaise

· Pada pemeriksaan orifesium uretra ekternum ,kemerahan, udem, ektopion.

· Bbeberapa kasus dapat terjadi pembesaran gatah bening inguinal unilateral atau bilateral

Pada perempuan

· Adanaya secret divagina

· Sevik yang terinfeksi tampak edem, deng an erosi dan secret yang mukopulen

· Kadang –kadang menimbulkan rasa nyeri pada panggul bawah

Gonorre dalam kehamilan biasanya dijumpai dalam bentuk menahun, dan 60-80% kasus adalah asimtomatik sehinnga tidak mengetahui bahwa penderita penyakit , ada kalanya terjadi peningkatan dalam kehamilan yang dapat disertai kolpitis dan vulvitis atau infeksi laten menjadi nyata. Sering pula oftalmia neonaturum menjadi petunjuk pertama bahwa penderita menderita gonorrhea.

Apabila terjadi infeksi dalam kehamilan lebih dari 4 minggu,jalannya penyakit tidak berbeda dari infeksi diluar kehamilan.dalam hal ini maupun pada penyakit menyebabkan endometritis, endosalpingitis dan pelviopertonis pascaabortus dan masa nifas.karena itu tidak jarang dijumpai kemandulan dengan satu anak pada pendrita gonorea atau bekas gonorea

Diagnosi gonorea Akut dalam kehamilan tidak sulit , bila dijumpai:

· Gejala-gejala klinik:disuria,uretritis,servitis,fluor abortus berupa nanah enceragak kekunig-kuningan atau kuning –hijau dan kadang kadang bartholinitis akut atau vulvagitis

· Pemeriksaan dengan sediaan apus getah uretra dan getah kanalis servikali yang dipulas dengan methylene blue atau menyrut gram: terdapat banyak sel nanah dan banyak dioplokokus inra-ekstraseliler. Apabila hasilnya negative dan meragukan, maka dilakukan pembiakan.

Pengobatan yang dilakukan dengan penicillin, biasanya memberikan hasil yang memuaskan, kecuali pada kasus-kasus yang resisten, yang dianjurkan adalah Procaine penisilin G dalam dosis 4,8 juta unit dan ampisilin per oral dalam dosis tunggal 3,5 g.apabila tidak tahan penisilin dapat diberikan eritromisi 4 kali sehari 0,5 gram 5-10 hari,atau suntikan kanamisin dalam dosis tunggal( 1 g kanan,1g kiri). Pilihan obat lain adalah ceftriaxone 250mg intramuskulus dosis tunggal.setip pengobtan harus diperhatikan pula adanya sifilis dan Chlamydia.

Pemeriksaan klinik dan laboratorium perlu diulang 3 hari atau lebih setelah pengobatan selesai.apabila penyakitnya kambuh, penderita harus diobati lagi dengan dosis dua kali lipat. Untuk mencegah kemungkinan konjungtivitis gonoroika neonatorum () kedua matanya harus diberi salep erytromicin dan ceftriaxone.seorang penderita gonore dapat menyusui anaknya.

Rabu, 07 Januari 2009

HaPPy neW yeArS

happy new years semua...............
taun baru semangat baru resolusi baru
mdh2n smua resolusinya bisa terlaksanakan aminnnnnn
just be u and be a five star doctor
amin

Senin, 13 Oktober 2008

cairan serebrospinal

cairan serebrospinal mrpk cairan jernih tidak berwarna yang mengisi ruang2 ventrikel, sisterna2, ruang subaraknoid otak dan medula spinalis.
fisiologi LCS (likuor serebrospinal) :
  • dewasa normal : 90-150 ml
  • anak 8-10 thn : 100-140 ml
  • bayi : 40-60 ml
  • neonatus : 20-30 ml
  • prematur kecil : 10-20 ml
kecepatan pembuatannya kurg lbh 500 ml/ hari walaupun tknn berubah2, digantikan lbh dari 3 kali sehari
fungsi LCS :
  • melindungi otak
  • membantu memikul berat otak
  • sebagai bufer antara otak, dura mater dan tengkorak
  • mempertahankan agar hub antara tekanan dan volume di ruang tengkorak konstan
  • mempertahankan komposisi kimiawi lingkungan susunan saraf
  • membersihkan otak dari sisa metabolisme benda asing dan zat toksik

Jumat, 18 Juli 2008

A-

hm cm mw berbagi kebahagiaan neh.
nilai blok endokrin da kluar, trus aq liat, tw g sodara2 sekalian nilaiq aq????
A-, sumpah aq kaget bgt, ni anugrah bgt bwat aq
thanks GOD
thanks bwat smua org yg mendukung aq
lg ujian perbaikan neh
ntar lg libur
asik akhirnya libur jg

Selasa, 08 Juli 2008

ujian blok lg de

huh ujian blok lg neh.wish me luck y guys. tinggal atu ari lg neh,bis t libur bentar, trus ujian perbaikan, trus bru libur beneran deh. tpi bingung neh liburan mw ngapain. cz g pulang neh. pulang g da kerjaan, mending dsni ajah. tpi jg bingung mw ngapain. enaknya ngapain yah. bete neh klo g da kegiatan, bikin pusing cz kn biasanya bnyak kerjaan gtu de,hhehehe sok sibuk amat yah. emang sibuk kok, kul plg sore trus d kos nge date ma buku2 yg tebel bgt, sangking tebelnya klo d pake ngelempar anjing t anjing langsung mampuzzzz. da dulu yah, bsk tak up date lg deh. bubayyyyy
chayoooooooooooo berjuang bwat jd dokter
be a five star doctor
aminnnnnnnnnnnn